Info Capital Life

Solusi Perlindungan Terbaik untuk Kamu dan Orang Tercinta.

PT. Capital Life Indonesia menyediakan solusi perlindungan jiwa dan solusi Pensiun bagi Anda, keluarga tercinta, rekan kerja dan karyawan Anda. Temukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Media Portal Capital Life Indonesia

Yuk Lebih Mengenal Asuransi

"Tahukah kamu apa itu asuransi? Asuransi adalah produk pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk melindungi nasabah atau peserta dari kerugian finansial yang lebih besar."

Perjanjian di dalam asuransi melibatkan dua pihak, yaitu perusahaan asuransi sebagai penanggung dan nasabah sebagai tertanggung.

Apa Itu Asuransi?

Menurut UU No 40 Tahun 2014, asuransi adalah perjanjian antara dua pihak, yaitu perusahaan asuransi dan pemegang polis. Dalam perjanjian ini, pemegang polis sebagai tertanggung berkewajiban membayarkan iuran atau premi.

Pembayaran premi ini dilakukan untuk mendapatkan jaminan pertanggungan atau penggantian biaya atas berbagai macam risiko, seperti risiko kerugian, kerusakan, atau kehilangan yang diberikan oleh perusahaan asuransi selaku penanggung.

Jadi, fungsi asuransi adalah berperan sebagai proteksi atau perlindungan terhadap keuangan. Produk asuransi tidak bisa menghilangkan risiko sama sekali, apalagi untuk risiko kejadian yang tidak terduga.

Tapi, asuransi adalah salah satu bentuk upaya antisipasi atau perlindungan keuangan untuk mempersiapkan diri menghadapi risiko finansial kejadian tak terduga tersebut.
Singkatnya, perusahaan asuransi memberikan penggantian kepada nasabah jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Sementara itu, nasabah sebagai tertanggung juga harus melaksanakan kewajibannya, yakni membayar iuran premi asuransi sesuai perjanjian.

Tujuan Memiliki Asuransi

Bukan tanpa alasan orang memiliki asuransi. Pasalnya, kepemilikan asuransi bertujuan untuk tiga hal di bawah ini.

1. Melindungi Kehidupan dan Proteksi Aset

Ketika terjadi risiko seperti masuk rumah sakit, tidak jarang kehidupan dan aset menjadi korban. Asuransi bisa melindungi kehidupan dan aset yang dimiliki oleh nasabah pada saat hal tersebut terjadi. Nasabah tidak perlu mengorbankan aset karena perusahaan asuransi sudah menanggung biaya dari kejadian tersebut.

2. Memberikan Perlindungan Finansial dan Keamanan Jangka Panjang

Banyak orang yang berpikir bahwa dampak asuransi tidak bisa dirasakan pada saat ini. Faktanya, asuransi bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial dalam jangka panjang. Nasabah pun tidak perlu khawatir karena keuangan akan tetap aman dalam kondisi apa pun.

3. Mengurangi Dampak Kerugian Akibat Kejadian Tak Terduga

Kejadian tidak terduga selalu mengakibatkan risiko, terutama dari segi finansial. Asuransi bisa meminimalkan dampak yang sifatnya mendadak tersebut sehingga tidak berkembang menjadi lebih serius. Contohnya, nasabah yang meninggal dunia padahal menjadi kepala keluarga. Ahli waris nasabah tersebut akan mendapatkan uang pertanggungan sebagai bekal hidupnya.


Tips Memilih Asuransi

Jika ingin mendapatkan manfaat secara maksimal, penting untuk nasabah bertindak cerdas dalam memilih asuransi. Berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan:

 1. Pilih produk sesuai kebutuhan


Polis asuransi terbaik bukan selalu yang termurah, tapi yang penting adalah sesuai dengan kebutuhan kamu. Maka dari itu, sebelum membeli asuransi, pastikan kamu memahami kebutuhanmu lebih dulu.

2. Pastikan perusahaan kredibel

Jangan sembarangan memilih perusahaan asuransi. Salah satu kredibilitas perusahaan asuransi dapat ditunjukkan dengan perusahaan tersebut diawasi dan memiliki izin OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Selain itu, pastikan memilih perusahaan asuransi yang memiliki rasio solvabilitas atau RBC (risk based capital) perusahaan asuransi di atas 120 persen. Kamu dapat melihat informasi ini di laporan keuangan perusahaan.

 

Jakarta, 19 Juni 2024


 

LANJUT
Dampak Media Sosial untuk Kesehatan Mental

Terlalu lama menghabiskan waktu untuk scrolling media sosial tanpa tujuan yang jelas sama saja dengan memenuhi otak Anda dengan informasi yang kurang penting. Akibatnya, ada banyak dampak negatif media sosial yang bisa memengaruhi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa dampak negatif media sosial bagi para penggunanya:


1. Menimbulkan ketidakpuasan diri

Ketika sedang scrolling media sosial, Anda pasti sering melihat unggahan orang lain yang menunjukkan wajah atau tubuhnya yang tampak ideal. Jika Anda melihat hal tersebut secara terus-menerus, hal ini dapat menimbulkan dampak negatif media sosial, seperti ketidakpuasan pada diri sendiri.

Mungkin Anda saat ini sadar bahwa unggahan-unggahan yang bertebaran di media sosial sebagian besar adalah hasil manipulasi dari filter kamera atau aplikasi. Namun, tetap saja muncul standar kecantikan yang tidak realistis dalam diri, sehingga membuat Anda merasa tidak pernah cukup dan puas. Hal tersebut akhirnya akan menurunkan kepercayaan diri Anda.


2. Meningkatkan kecemburuan sosial

Scrolling media sosial terus-menerus juga dapat menciptakan perbandingan-perbandingan yang tidak sehat. Misalnya adalah Anda membandingkan barang-barang yang dimiliki dan tidak dimiliki dengan kepunyaan orang lain.

Padahal, apa yang orang lain unggah di media sosial belum tentu sama indahnya dengan kenyataan. Sama seperti Anda, orang lain juga pasti memiliki masalah dan kesulitan masing-masing yang mungkin sama atau lebih buruk daripada yang Anda hadapi. Hanya saja, hal tersebut tidak ditampilkan di media sosial.

Jika Anda terpengaruh dengan dampak negatif media sosial yang satu ini, hal ini dapat menganggu kesehatan mental dan meningkatkan kecemburuan sosial.


3. Mengganggu waktu tidur

Kualitas tidur yang terganggu juga bisa menjadi salah satu dampak negatif media sosial. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pada kontrol diri, terutama jika Anda mengakses jejaring sosial menggunakan smartphone.

Menggunakan media sosial memang memudahkan Anda untuk selalu terhubung dengan teman atau keluarga. Namun, keuntungan ini juga membawa dampak negatif berupa perubahan kualitas tidur.

Tidak mendapatkan tidur yang cukup bisa menyebabkan kenaikan berat badan, menurunkan konsentrasi, hingga meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes.


4. Menyebabkan depresi dan kecemasan

Menggunakan media sosial terlalu sering juga dapat memicu serangkaian emosi negatif yang menyebabkan kecemasan bahkan depresi, atau memperburuk gejalanya.

Dampak negatif media sosial ini dapat terjadi ketika Anda memiliki perasaan tertekan yang tinggi, seperti ingin selalu up to date atau ingin memiliki unggahan foto serta tulisan yang sempurna. Semua tekanan tersebut akhirnya menimbulkan kekhawatiran berlebih dan menjadi gejala dari depresi dan kecemasan.


5. Menyebabkan kecanduan

Media sosial memiliki efek buruk bagi otak. Hal ini karena produksi hormon dopamin yang memicu rasa senang dan nyaman di otak meningkat saat Anda membuka aplikasi media sosial favorit.

Ketika kadar dopamin meningkat setelah menggunakan media sosial, otak akan mengidentifikasinya sebagai aktivitas bermanfaat yang harus Anda lakukan kembali. Akibatnya, Anda menjadi kecanduan media sosial.

Efek senang karena media sosial hanya bersifat sementara. Jadi, saat dopamin yang membuat rasa nyaman dan senang dalam tubuh hilang, Anda akan kembali melihat media sosial untuk kembali mendapatkan perasaan tersebut.

Jakarta, 11 Mei 2024

LANJUT
Tips Mengatur Uang THR dengan Efektif

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anda pasti juga menantikan Tunjangan Hari Raya (THR). Banyak orang menggunakan THR untuk membelanjakan kebutuhan Lebaran, namun tidak sedikit pula yang menyisihkan sebagian dari THR untuk ditabung. Lantas, bagaimana penggunaan uang THR dengan bijak? Ketahui tipsnya berikut ini.

Pentingkah Mengatur Uang THR dengan Baik?

Biasanya, uang THR digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran atau membeli hadiah Lebaran untuk orang terkasih. Uang THR akan habis begitu saja kalau tidak diatur dengan baik.

Tentu ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi menjelang Hari Raya Idulfitri, mulai dari membeli pakaian baru, bahan makanan khas Lebaran, atau bingkisan untuk orang terkasih. Penting sekali mengatur alokasi penggunaan THR supaya bisa memenuhi semua kebutuhan Lebaran.

Pengelolaan uang THR yang bijak juga akan menghindarkan Anda dari meminjam dana kepada orang lain atau kepada pihak lain. Euforia Lebaran terkadang membuat banyak orang ingin menggunakan dana secara berlebihan. Alhasil, mereka terjebak dalam pinjaman atau utang. Inilah pentingnya pengelolaan uang THR yang baik, supaya tidak terjebak berutang atau menghabiskannya untuk pengeluaran yang bersifat impulsif.

 

Tentunya diperlukan langkah praktis supaya uang THR bisa dikelola dengan baik. Bagaimana caranya? Lakukan tips mengelola uang THR di bawah ini setelah kamu menerima uang THR.

1. Buatlah Daftar Prioritas Pengeluaran

Tips mengelola THR pertama adalah membuat anggaran pengeluaran serinci mungkin supaya uang THR yang tersedia bisa dialokasikan sebagaimana mestinya. Prioritaskan pengeluaran rutin dan keperluan Lebaran dalam anggaran dan catatlah dalam nominal yang realistis. Sisa dari uang THR bisa ditabung atau investasi dan bisa digunakan untuk keperluan lainnya.

2. Sisihkan Sebagian Uang THR untuk Menabung

Kamu bisa menabung sebanyak 5% sampai 20% atau tentukan sendiri persentasenya. Tabunglah uang kamu pada produk tabungan yang tepat. Contohnya, kamu bisa menabung uang di tabungan berjangka yang tidak bisa diambil dalam beberapa periode waktu ke depan.

3. Hindari Penggunaan Uang THR untuk Konsumsi yang Tidak Perlu

Setelah membuat anggaran pengeluaran THR, barulah kamu bisa membelanjakannya. Selalu ingat untuk menghindari pengeluaran yang mubazir atau tidak diperlukan. kamu juga perlu menahan hasrat untuk tidak berbelanja secara berlebihan (impulsive buying) pada momen menjelang Lebaran. Apabila menemukan produk yang disukai, pastikan kamu memikirkan urgensi atau kebutuhan penggunaannya terlebih dahulu sebelum membelinya.

4. Membuat Asuransi

Menggunakan asuransi merupakan salah satu cara untuk mengelola risiko yang mungkin timbul di masa depan. Sebagian dari Tunjangan Hari Raya (THR) juga bisa dialokasikan untuk membayar premi asuransi. Dengan memiliki polis asuransi, kamu akan merasa lebih aman dan terlindungi dari risiko yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Sebelum memutuskan asuransi yang akan kamu pilih, pastikan untuk membaca dan memahami syarat dan ketentuan, serta manfaat yang akan kamu terima dari polis tersebut. Selalu pertimbangkan biaya premi dan manfaat yang ditawarkan, sehingga kamu tidak merasa terbebani dalam membayar premi setiap bulan.

5. Gunakan Uang THR untuk Investasi

Selain menabung, kamu juga bisa menyisihkan dana untuk investasi. Sebelum berinvestasi, kamu perlu memilih instrumen investasi yang aman dan menjanjikan. Sesuaikan instrumen investasi yang dipilih dengan profil risiko investasi kamu . Carilah informasi investasi yang akurat dan terpercaya, contohnya dari akun media sosial atau membaca buku tentang keuangan, supaya kamu tidak terjebak dalam investasi yang tidak aman.

6. Tetap Disiplin dan Konsisten dengan Rencana Pengeluaran

Rencana pengeluaran yang telah dibuat harus dipenuhi dengan konsisten supaya tujuan keuangan kamu tetap tercapai. Miliki komitmen untuk tidak membelanjakan uang THR melebihi anggaran yang tersedia.

 

Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang dinantikan oleh banyak orang. Penggunaan THR dapat bervariasi, mulai dari memenuhi kebutuhan Lebaran hingga menyisihkan sebagian untuk ditabung atau diinvestasikan. Pengelolaan uang THR dengan bijak sangatlah penting, terutama dalam menjaga kestabilan keuangan dan menghindari utang yang tidak perlu. Dengan mengikuti tips-tips pengelolaan uang THR yang efektif, kita dapat memastikan bahwa penggunaan THR memberikan manfaat yang maksimal dan membantu dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang.


Jakarta, 02 April 2024

LANJUT

Menara Jamsostek, Gedung Menara Utara Lt.5,
Jl. Gatot Subroto No. 38, Jakarta Selatan 12710

PENJUALAN & PEMASARAN:
Hunting : 021 - 22773899 | Fax : 021 - 2277 3897

LAYANAN PELANGGAN:
Phone: 021 - 2277 3898 | Fax : 021 - 2277 3897
Email: care@capitallife.co.id

LAYANAN PELANGGAN DPLK:
Phone: 021 - 2277 3898 | Fax : 021 - 2277 3897
Email: care.dplk@capitallife.co.id

© 2024 PT Capital Life Indonesia, subsidiary of PT Capital Financial Indonesia Tbk. All reserved | PT Capital Life Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)